OTORITAS Kesehatan Filipina menangguhkan penggunaan Vaksin AstraZeneca untuk orang di bawah usia 60 tahun. Langkah ini diambil untuk menyelidiki laporan dugaan pembekuan darah yang berasal dari luar negeri.
Seperti dikutip dari laman Arabnews, Minggu (11/4/2021), penangguhan sementara ini dilakukan setelah Badan Obat-obatan Eropa (European Medicines Agency/EMA) mengumumkan untuk memasukkan pembekuan darah sebagai efek samping langka dari Vaksin AstraZeneca.
Baca juga: Dilema Penggunaan Vaksin AstraZeneca, Regulator Obat Eropa Serahkan ke Tiap Negara
Kepala Administrasi Makanan dan Obat Filipina Rolando Enrique Domingo mengatakan penangguhan sementara ini tidak berarti bahwa vaksin tersebut tidak aman atau tidak efektif.
"Itu hanya berarti bahwa kami mengambil tindakan pencegahan untuk memastikan keamanan setiap warga Filipina," jelasnya.
Baca juga: Bukan Tripsin Hewani, Ini yang Digunakan Vaksin AstraZeneca
Filipina sendiri sejauh ini telah menerima 525.600 dosis Vaksin AstraZeneca yang dibiayai oleh sektor swasta. Sisanya 2,6 juta dosis akan dikirim bulan depan.
Filipina memulai program pemberian vaksin covid-19 pada 1 Maret 2021. Dimulai dari tenaga kesehatan, kemudian orang dengan penyakit penyerta dan orang tua.
(Hantoro)