KOREA Selatan akan menutup lagi kelab malam, bar karaoke, dan fasilitas hiburan malam lainnya setelah jumlah kasus COVID-19 meningkat. Peningkatan jumlah kasus virus corona menimbulkan kekhawatiran akan potensi gelombang keempat pandemi virus corona.
Perdana Menteri Korea Selatan Chung Sye-kyun mengumumkan pembatasan, yang mulai berlaku sejak Senin hingga tiga pekan ke depan, setelah kasus harian COVID-19 melonjak ke level tertinggi selama tiga bulan dalam beberapa hari belakangan.
Baca juga: Berencana ke Korea? Coba Daerah Banwol dan Bakji, Anda Pasti Terpukau
Ia menyatakan jam malam pukul 22.00 dan larangan pertemuan lebih dari empat orang masih berlaku.
"Tanda-tanda gelombang keempat epidemi yang sudah kita tekan sekuat tenaga semakin dekat dan semakin kuat," kata Chung saat konferensi pers harian soal COVID-19.
"Kami akan terus mempertahankan tingkat pembataan sosial saat ini, namun secara gencar memperkuat berbagai langkah spesifik yang tergantung pada situasi."