Penelitian dari Universitas Oxford terkait efikasi ataupun keamanan vaksin Covid-19 AstraZeneca, terhadap anak-anak tampaknya masih membutuhkan lebih banyak waktu untuk selesai.
Pasalnya, seperti dilapor NBC News, Rabu (7/4/2021) pada Selasa 6 April kemarin, Universitas Oxford mengumumkan bahwa mereka telah menghentikan sementara atau menunda uji coba kecil di Inggris yang menguji vaksin Covid-19 yang mereka kembangkan dengan AstraZeneca pada anak-anak dan remaja.
Penundaan ini dilakukan karena menunggu lebih banyak data terkait tentang masalah pembekuan darah langka (blood clot) pada orang dewasa yang telah divaksin.
Adanya kejadian langka tersebut, dikatakan mau tak mau memang sebagai salah satu gangguan dalam proses uji coba vaksin. Mengakibatkan akhirnya beberapa negara di dunia memutuskan untuk menangguhkan penggunaan vaksin AstraZeneca untuk sementara waktu.