KETIKA didiagnosis hipertensi, kebanyakan orang berpikir bahwa mengurangi asupan garam adalah hal yang diperlukan. Padahal, bukan cuma garam yang harus diwaspadai, tetapi makanan lainnya juga.
Hindari Konsumsi minyak, margarin, dan lain-lain juga sangat penting loh, kecuali lemak yang terdapat pada tumbuhan, karena tidak begitu berbahaya dibandingkan lemak hewani, tetapi tetap saja dapat menyebabkan kerusakan pada tubuh.
Jika Anda merasa bahwa minyak adalah bagian penting dari makanan Anda, maka Anda dapat memilih untuk makan kacang-kacangan karena kandungan seratnya mengurangi kecepatan pelepasan lemak ke dalam tubuh.
Mengutip dari Thehealthsite, Dr Nandita Shah, ahli homeopati terkemuka dan Neha Chandna, ahli gizi memberikan masukan tentang makanan yang harus Anda hindari, dan makanan yang harus Anda masukkan ke dalam makanan Anda untuk mengendalikan hipertensi Anda.
Berikut adalah tips diet yang baik bagi penderita hipertensi.
Batasi kopi
karena merupakan stimulan dan dapat meningkatkan detak jantung dan tekanan darah Meskipun efek kopi bersifat sementara, namun berpengaruh pada pasien hipertensi. Cobalah minum kopi sesekali.
Kurangi produk hewani
Kurangi asupan semua produk hewani seperti daging, ikan, telur, unggas dan susu. Makanan ini sarat dengan lemak hewani, lemak ini diserap lebih cepat daripada lemak nabati dalam tubuh kita, sehingga pembentukan plak lebih cepat.
Hindari makanan olahan
Makan makanan rumahan paling baik untuk kesehatan Anda. Makanan kemasan biasanya sarat dengan lemak. Ini biasanya dilakukan oleh produsen untuk meningkatkan umur simpan mereka.
Makanan olahan seperti roti, biskuit, saus tomat, pilihan makanan siap saji, daging kaleng, dan lain-lain karena mengandung garam.
Perbanyak buah dan sayuran
Mereka memiliki efek berlawanan dengan natrium dan mencegah retensi air, sehingga mengurangi tekanan darah. Pastikan untuk memasukkan 3-4 buah dan 4-5 porsi sayuran dalam sehari.
Cobalah mengonsumsinya secara utuh, yang berarti Anda harus menghindari mengupas buah dan sayuran, sedapat mungkin.
Konsumsi gandum utuh, biji-bijian ke dalam makanan Anda
Serat yang terkandung dalam makanan 'utuh' membantu memecah kolesterol yang tersimpan di arteri, membuat darah lebih cair dan mengalir bebas dengan melepaskan lemak dengan sangat lambat ke dalam aliran darah.
Minum vitamin
Mengonsumsi makanan yang diperkaya nutrisi seperti susu, sereal, yoghurt dan lain-lain karena kekurangan vitamin D dapat mempengaruhi tekanan darah karena berperan penting dalam metabolisme kalsium. Kalsium penting untuk kontraksi otot polos normal.
Ganti lemak baik
seperti minyak zaitun, minyak ricebran, ikan dan biji rami dengan asam lemak omega 3 karena mereka mencegah penambahan berat badan dan membantu menjaga tekanan darah normal. Hindari gorengan, ghee, mentega, dan margarin.
(Martin Bagya Kertiyasa)