Menanti Vaksinasi Gotong Royong, Dokter Tirta: Prokes Jangan Kendor

Helmi Ade Saputra, Jurnalis
Sabtu 03 April 2021 09:26 WIB
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
Share :

Sementara itu, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof. Ari Fahrial Syam mengatakan, jika program vaksin Gotong Royong terlaksana, beban pemerintah untuk memvaksinasi 181,5 juta warga menjadi berkurang.

“Tapi tetap diingatkan bahwa vaksinasi gotong royong tetap harus dipisahkan dengan vaksinasi dari pemerintah,” katanya.

Vaksin tetap harus mendapat izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), lewat pemberian ijin penggunaan darurat (EUA).

Dia menegaskan agar upaya percepatan vaksinasinya tak boleh kendor. Hingga saat ini, belum semua sasaran sudah divaksinasi.

Sejauh ini, menurut laman covid19.go.id, per 31 Maret 2021,  jumlah orang yang sudah divaksinasi dosis pertama mencapai 8.095.717 orang, sedangkan yang sudah menjalani dosis kedua atau dosis lengkap berjumlah 3.709.597 orang. Jika ditotal, jumlah orang yang sudah divaksin sudah menembus angka 11.805.314 orang.

Menurut Dokter Ari, keamanan vaksin Covid-19 tak perlu diragukan lagi. Sebab vaksin tersebut sudah beredar di masyarakat. “Mestinya aman karena vaksin itu sudah mendapat EUA dari BPOM,” tuturnya.

Masyarakat, kata Dokter Ari, juga tak perlu ragu soal keamanan soal vaksin. Lihat saja, sejumlah public figure sudah divaksinasi lebih dulu, seperti Presiden, menteri, para pejabat negara, tokoh masyarakat dan tenaga kesehatan.

"Mereka tidak mengalami efek samping serius. Masyarakat harus lihat supaya tidak takut divaksin,” ucap dokter spesialis penyakit dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.

(Helmi Ade Saputra)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya