Namun, jika pencuri berencana menjual patung ayam jago itu untuk mendapatkan keuntungan maka lain cerita bagi Shabani. "Itu niat jahat bagiku," tegasnya.
Shabani yang membeli restoran itu sekitar 1,5 tahun lalu berniat untuk merombaknya menjadi restoran pizza sebelum pandemi Covid-19 menunda rencananya. Namun maskot ayam jago berusia tiga dekade itu tetap menjadi spot populer untuk berfoto, meski restoran di belakangnya sudah tutup.
"Orang-orang masih lewat dan mampir di sana dan berfoto dengan patung ayam," ujarnya.
Jika patung ayam jagonya tetap tidak ditemukan, maka dirinya berencana mencari penggantinya.
"Saya tidak tahu berapa lama saya akan menunggu. Tapi, saya akan mencari yang baru. Saya harus melakukannya," kata Shabani.
(Rizka Diputra)