Untuk tetap di tempatnya, hotel akan menggunakan pemosisian dinamis, sistem yang dikendalikan komputer, yang diatur untuk secara otomatis mempertahankan posisi dan arah kapal menggunakan baling-baling dan pendorongnya sendiri.
Para tamu dapat mencapai hotel dengan perahu atau melalui dermaga setinggi 140 kaki yang terhubung ke pantai. Mereka juga bisa tiba dengan helikopter ke helipad yang terletak di dermaga apung.
Rencana desain menunjukkan bahwa pusat hotel akan ditempati oleh lobi seluas 7.500 kaki persegi dengan atap kaca. Setiap kamar memiliki balkoni pribadi. Hotel ini juga dirancang untuk memiliki kolam renang dalam dan luar ruangan, sauna dan spa, gym, lapangan golf mini, dan area aktivitas lainnya.
Proyek ambisius tersebut diperkirakan selesai pada tahun 2025, namun masih banyak pertanyaan yang belum terjawab.
Türk selaku arsitek tidak akan mengungkapkan perusahaan mana yang akan mengoperasikan hotel yang direncanakan atau sumber pendanaan untuk pengembangannya. Türk juga menolak memperkirakan total biaya untuk membangun hotel, karena studi kelayakan dan teknis masih berlangsung dan banyak elemen desain hotel akan digunakan untuk pertama kalinya.
(Salman Mardira)