Virus Flu Biasa Mampu Lawan Covid-19, Ini Penjelasan Peneliti

Wilda Fajriah, Jurnalis
Jum'at 26 Maret 2021 18:37 WIB
Ilustrasi flu biasa. (Foto: Diana Grytsku/Freepik)
Share :

LEBIH dari setahun covid-19 telah mengubah kehidupan manusia. Dari mengarantina diri sendiri hingga mendapatkan vaksin, ini merupakan sebuah perjalanan panjang.

Namun, langkah mengatasi covid-19 belum berakhir. Masih ada beberapa kasus yang terjadi. Para ilmuwan dan profesional medis pun terus mencari cara untuk menghilangkan virus corona dari Bumi ini.

Baca juga: Hasil Studi Ungkap Flu Biasa Efektif Cegah Covid-19 

Sebagaimana dilansir Times of India, Jumat (26/3/2021), sebuah studi menyatakan bahwa peneliti menemukan sesuatu yang umum seperti virus flu biasa dapat melawan virus SARs-COV-2 yang mematikan.

Studi yang dilakukan di University of Glasgow di Inggris tersebut menemukan bahwa human rhinovirus, yaitu virus penyebab flu biasa, mengaktifkan respons imun dan melindungi tubuh dari covid-19.

Mempertimbangkan fakta bahwa beberapa virus dapat hidup berdampingan dengan virus asli lainnya di dalam inang manusia, para peneliti membuat dan menggunakan replika saluran pernapasan manusia.

Pertama, para ilmuwan menginfeksi saluran replika dengan SARS-CoV-2, menciptakan kembali lingkungan seluler tempat infeksi biasanya terjadi. Setelah itu, mereka mempelajari replikasi SARS-CoV-2 di dalam sel dengan dan tanpa kehadiran rhinovirus.

Baca juga: Wajib Tahu, Ini Perbedaan Flu Biasa dan Influenza 

Temuan tersebut menunjukkan bahwa jika kedua virus SARs-COV-2 dan rhinovirus dilepaskan ke saluran pernapasan pada saat yang sama, virus covid-19 tidak memiliki peluang untuk bertahan hidup di hadapan virus flu biasa.

Bahkan ketika SARs-COV-2 dilepaskan 24 jam lebih awal dari rhinovirus ke dalam replika sel manusia, yang terakhir mampu menghentikan yang pertama dan infeksi di saluran pernapasan hanya disebabkan oleh flu biasa.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya