Nyaris 3 Ribu Orang Meninggal dalam 24 Jam, Brasil Tutup Pantai Ikoniknya

Violleta Azalea Rayputri, Jurnalis
Jum'at 26 Maret 2021 06:00 WIB
Ilustrasi. (Foto: Travelandleisure)
Share :

RIO de Janeiro menutup pantai terkenalnya pada hari Jumat 19 Maret lalu. Hal ini dilakukan untuk menahan lonjakan Covid-19.

Namun langkah ini dikritik oleh Presiden Brasil Jair Bolsonaro. Ia mengatakan, warga yang kekurangan sinar matahari berisiko kekurangan vitamin D, kalau pantainya ditutup.

"Vitamin D adalah cara untuk mencegah virus agar tidak memengaruhi Anda secara serius. Dan dari mana Anda mendapatkan vitamin D? Dari matahari. Sungguh munafik," kata dia dilansir Okezone dari CNA.

Sementara itu, Wali Kota Rio Eduardo Paes mengatakan, situasi di kota pantai ikonik itu "sangat kritis", dan mendesak penduduk untuk tinggal di rumah untuk memperlambat penyebaran virus.

Covid-19 sedang berkecamuk di Brasil, di mana unit perawatan intensif lebih dari 80 persen penuh di 25 dari 27 negara bagian.

Di Rio, kasusnya mencapai 95 persen. Brasil mencatat hari paling mematikan kedua dari pandemi pada Jumat, dengan 2.815 kematian dalam 24 jam dan rekor 90.500 kasus.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya