SEBANYAK 230 pelaku pariwisata di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) mendapat suntikan vaksin Covid-19 sebagai upaya membentuk kekebalan kelompok terhadap virus corona jenis baru itu.
Kegiatan vaksinasi tersebut dilakukan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Barat bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Barat di area Killa Senggigi Resort, Lombok Barat.
"Ini merupakan pemberian vaksin untuk dosis kedua kepada 130 pelaku yang sudah mendapat vaksin beberapa waktu lalu. Selain itu, ada 100 pelaku pariwisata yang juga mendapat giliran menerima vaksin untuk dosis pertamanya," ujar Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Barat, Saepul Akhkam.
Dosis pertama pada vaksin bertujuan meningkatkan antibodi, sedangkan dosis kedua menguatkan dosis pertama sehingga antibodi muncul lebih kuat lagi.
Baca juga: Ada Pria Gigit Telinga Penumpang, Penerbangan Terpaksa Dialihkan
Menurut Ahkam, vaksinasi menjadi salah satu upaya untuk menunjukkan kepada banyak pihak bahwa pariwisata di Kabupaten Lombok Barat siap untuk menyambut para tamu.
"Dengan rencana pemerintah untuk mulai membuka penerbangan internasional menuju Bali pada Juni-Juli 2021, pasti akan berimbas kepada pariwisata di Pulau Lombok," ujarnya.
Ia mengatakan, vaksinasi Covid-19 akan terus dilakukan hingga seluruh pelaku pariwisata di Kabupaten Lombok Barat yang mencapai 4.230 orang terakomodasi.
Sebab, kata dia, mereka terlibat aktif di bidang kepariwisataan berupa hotel, restoran, agen perjalanan, pramuwisata, pelaku ekonomi kreatif dan lainnya.
Pihaknya juga sudah menjadwalkan vaksinasi tahap pertama bagi 1.000 pelaku wisata yang belum sama sekali disuntik vaksin.
"Angka 1.000 ini masih sangat jauh dari kata mencukupi, mengingat jumlah sumber daya manusia pariwisata kita sekitar 4.230-an. Kita berusaha agar mereka tersentuh semuanya," ucap Ahkam.