PANDEMI Covid-19 memang memaksa orang-orang beradaptasi dengan kebiasaan baru. Dari mulai protokol kesehatan yang ketat hingga digitalisasi yang semakin banyak digunkan.
Para pelaku usaha UMKM pun harus untuk berinovasi tidak kenal lelah agar bisa beradaptasi dengan baik di tengah pandemi. Tapi, bagi mereka yang sukses menguasi digital, banyak peluang yang hadir tidak hanya di dalam, tapi juga di luar negeri.
Konsep utama ini yang diperjuangkan Founder Komunitas UMKM Alumni UNPAD Dewi Tenty yang kini menghimpun UMKM batik Jawa Barat untuk memenuhi permintaan dari butik di New York. Sebuah jejaring butik, Sasmita Batik, milik WNI di AS sudah menyatakan siap untuk menjualkan batik dari Jawa Barat.
"Jaringan toko di sana sudah siap. Tersebar di Nashville, Ohio, dan Buffalo. Pusatnya di Buffalo, negara bagian New York. Konsepnya produk batik cantik untuk pakaian sehari-hari khususnya untuk summer. Ini peluang besar untuk dikerjakan para UMKM," kata Dewi saat dihubungi MNC Portal Indonesia di Jakarta.
Dia bercerita upaya untuk mengekspor batik Jawa Barat mulai dilakukan sejak awal tahun ini. Berkat basis komunitas yang kuat, dirinya dikenalkan pada pemilik butik di AS dan gayung pun bersambut. Rencana konkrit langsung dijalankan.
Produk unggulan seperti tenun Baduy diharapkan jadi unggulan karena masih dikerjakan dengan tangan pengrajin. Cerita yang inspiratif di balik pembuatan batik selalu menarik minat pembeli di AS.
"Selain itu juga ada potensi lain misalnya motif batik khas Cimahi seperti Ciawitali yang belum banyak diketahui. Lalu, ada motif Megamendung dari Cirebon. Atau juga ada khas Garut. Kita ingin ada imej seperti istilah baju Hawai buat ke pantai. Batik juga harus seperti itu, jangan terbatas pada adibusana formal saja. Karena di sana potensi UMKM masuk," jelasnya.
Rencananya setelah pihaknya mengkurasi berbagai produsen batik yang berminat, maka Berikutnya langsung akan dilanjutkan dengan mengirimkan 50-100 produk ke AS. Beberapa pertimbangan dalam kurasi seperti bahan katun yang nyaman dan kisaran harga dari Rp150 ribu hingga Rp250 ribu.