Dokter Andreas menyarankan masyarakat agar berolahraga dan mengonsumsi makanan sehat, juga rileks. Ini akan membantu tubuh lebih kebal terhadap serangan penyakit.
Sementara itu, dilansir dari Sleep Foundation, disebutkan bahwa mendengar musik yang indah sebelum tidur bisa membuat saraf-saraf lebih rileks.
Saat saraf rileks maka detak jantung dan pernapasan jadi lebih lambat, otot juga makin rileks dan siap tidur. Makanya tak heran banyak orang mendengarkan musik yang menenangkan sebelum tidur.
Sementara itu, seorang komposer yang juga penata musik Nina Sari Ishak yang berlatar belakang studi music piano performance Ouachita Baptist University, USA berusaha mengembangkan musik pengantar tidur agar orang-orang yang susah tidur lebih mudah tidur.