Pandemi Covid-19 membuat masyarakat menjadi khawatir dan resah. Meski demikian pemerintah Jawa Barat memiliki cara tersendiri untuk menghindari keresahan masyarakat selama masa pandemi Covid-19. Salah satunya dengan kolaborasi dengan Lapor Covid-19.
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan,l sejak Juli 2020, Jabar Digital Service (JDS) sebagai bagian yang penting dalam unit kerja provinsi Jawa Barat, berkolaborasi dengan Lapor Covid-19 untuk menanggulangi sirkulasi informasi dan manajemen penanggulangan bencana Covid-19.
“Caranya dengan membuat platform berupa kanalisasi fitur-fitur Lapor Covid-19. Platform pelaporan warga ini diperlukan untuk mengetahui secara langsung apa yang terjadi di masyarakat dan dilaporkan juga oleh masyarakat melalui sistem chat bot,” ujar Ridwan Kamil dalam dalam “Lapor Covid-19 ‘Virtual Closing Event: One Year Reflection of Covid-19 Pandemic’, Kamis (18/3/2021).
Lebih lanjut Ridwan Kamil menjelaskan pelaporan masyarakat mengenai pelanggaran Covid-19 akan diterima oleh pusat (JDS) dan Satpol PP juga bisa menindaklanjuti secara real time masalah yang dihadapi masyarakat yang dimonitor melalui dashboard real time.
Monitoring tersebut bertujuan untuk melihat dan mengetahui adanya kesulitan di lapangan untuk memperbaiki sistem manajemen Covid-19.
“Hingga saat ini masyarakat Jawa Barat masih aktif luar biasa melaporkan pelanggaran protokol kesehatan, bantuan sosial dan penanganannya seperti apa. Sehingga kolaborasi ini diharapkan menjadi standar emas dalam manajemen krisis di masa depan,” tuntasnya.
(Dyah Ratna Meta Novia)