"Kita harus bisa mengambil sisi positifnya. Dengan adanya pandemi ini, kita lebih disiplin dalam menerapkan kebersihan dan kesehatan terutama yang bergerak di bidang perhotelan," kata Meliana.
Terpisah, asesor kompetensi dari LS Bina Kompetensi NTB, Ketut Okka Arijasa berharap, karyawan hotel memiliki sertifikat profesi sebagai pengakuan profesional di bidang mereka masing-masing.
"Uji kompetensi ini merupakan salah satu tolak ukur pengakuan kepada mereka secara profesional terutama terkait dengan bidangnya mereka," ujar Ketut.
(Rizka Diputra)