Baca Juga : 4 Potret Ovi Dian Presenter Berjuluk Crazy Rich Indonesia, Raffi Ahmad Kalah Tajir!
Meski demikian, mutasi tersebut belum terbukti meningkatkan viral load atau jumlah virus berlebih untuk menginfeksi. Sementara itu belum ada bukti juga bahwa N439K dapat menyebabkan keparahan penyakit.
“Jurnal tersebut juga mengatakan bahwa mutasi N439K dapat menurunkan efikasi terhadap antibodi. Tapi perlu diperhatikan ini hanya dalam skala lab. Kalau penelitian itu kan ada dua, skala lab dan yang lebih tinggi lagi ada skala populasi. Ini baru berdasarkan lab saja dan pada kenyataannya belum tentu,” tuntasnya.
(Helmi Ade Saputra)