KANTOR Dagang dan Ekonomi Taipei (TETO) di Jakarta mempromosikan Taiwan sebagai tujuan wisata yang ramah bagi turis beragama Islam alias muslim, termasuk dari Indonesia, terutama bagi mereka yang merencanakan perjalanan setelah pandemi Covid-19 berakhir.
Dalam keterangan tertulis TETO disebutkan bahwa perusahaan swasta dan otoritas Taiwan secara aktif mempromosikan berbagai sertifikasi halal dan berupaya untuk menciptakan lingkungan yang ramah bagi pengunjung Muslim.
Mereka pun mendorong keunggulan Taiwan sebagai tujuan yang hanya membutuhkan waktu lima jam dengan penerbangan langsung dari Indonesia.
Baca juga: Penasaran Berapa Gaji Pramugari Singapore Airlines?
"Lingkungan wisata muslim yang ramah adalah nilai jual utama Taiwan," ungkap TETO, seraya mengajak calon pengunjung asal Indonesia untuk mengunduh aplikasi 'Taiwan Halal' yang dikembangkan oleh pelajar Indonesia di Taiwan.
Melalui perangkat lunak tersebut, wisatawan dapat menggunakan telepon pintarnya untuk mendapatkan berbagai informasi, termasuk lokasi tempat wisata, tempat beribadah, restoran, toko, hotel, dan nomor telepon yang diperlukan.
Aplikasi tersebut juga dapat memberikan titik lokasi 10 masjid yang ada di Taiwan. Selain itu, terdapat pula musala yang didirikan di berbagai pusat perbelanjaan, fasilitas umum, dan kawasan wisata utama.
Baca juga: Taiwan Jadi Destinasi Paling Dicari Wisatawan 2020, Bagaimana dengan Indonesia?
Otoritas Taiwan pun telah membekali para pelaku industri pariwisata setempat melalui sejumlah program seminar dan sertifikasi yang menjadikan akomodasi di sana lebih nyaman bagi pengunjung muslim.