SEBANYAK empat embung di Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, berpotensi dikembangkan menjadi tempat wisata, selain berfungsi sebagai pengairan pertanian.
"Ada empat embung di wilayah Ngariboyo yang tidak hanya dimanfaatkan sebagai fungsi pengairan, namun juga akan diproyeksikan menjadi objek wisata supaya lebih menarik," ujar Camat Ngariboyo, Arief Ridwan.
Menurutnya, empat embung tersebut adalah Titang Krajan di Desa Baleasri, Selotinah, Pendem, dan Klumpit di Banyudono.
Baca juga: Pemerintah Targetkan 2 Juta Masyarakat Bali Rampung Divaksin Juli 2021
Untuk merealisasikannya, Arief segera berkoordinasi dan meminta dukungan pembangunan ke pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo. Sedangkan pengelolaan wisatanya nantinya akan diurusi oleh masing-masing pemerintah desa.
"Di Embung Titang Krajan, misalnya, pengunjung bisa berwisata sembari memberi makan ikan," katanya.
Sedangkan, di Embung Pendem, embung tersebut telah dilengkapi sejumlah fasilitas umum guna mendukung fungsinya sebagai tempat wisata seperti kursi taman, toilet, dan sejumlah fasum penunjang lainnya.
Embung Pendem mampu menampung air hingga 100 ribu meter kubik. Dana pembangunan yang dikucurkan pemerintah pusat mencapai Rp14,9 miliar.