Sandiaga Uno Bakal Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Desa Wisata

MNC Portal, Jurnalis
Senin 15 Maret 2021 18:37 WIB
Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno (Foto: Biro Humas Kemenparekraf)
Share :

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mengungkap salah satu syarat pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) nasional.

Menurutnya, pemulihan pariwisata tak hanya melalui gerakan 3M, yakni mencuci tangan, mengenakan masker dan menjaga jarak, namun juga vaksinasi Covid-19 menyeluruh. Termasuk terhadap para pelaku usaha parekraf.

Merujuk hal itu, Sandi mengaku telah berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk menghadirkan pusat vaksinasi Covid-19 di destinasi wisata.

Pusat vaksinasi Covid-19 itu pun akan dibangun di seluruh destinasi wisata, termasuk desa-desa wisata Nusantara.

Baca juga: Toilet Simbol Peradaban Modern, Sandiaga Uno: Kebersihan Sebagian dari Iman

"Hari ini kita melihat babak baru dari program vaksinasi di mana kita akan mulai meluncurkan vaksinasi secara distribusi di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, khususnya untuk para pakerja pariwisata dan ekonomi kreatif," ungkap Sandi saat meninjau vaksinasi Covid-19 di Puri Agung, Ubud, Bali, Senin (15/3/2021).

(Foto: Kemenparekraf)

Vaksinasi Covid-19 kata dia, merupakan kolaborasi yang sudah dan akan terus dikerjakan untuk mendorong, semakin terdistribusi vaksin secara massal di Bali, karena salah satu syarat untuk mengatasi Covid-19 selain 3M dan 3T ialah vaksinasi.

Untuk tahap awal lanjut Sandi, Bali dipilih sebagai kawasan percontohan vaksinasi Covid-19 pelaku usaha parekraf.

Berdasarkan data terhimpun, pihaknya mencatat ada lebih dari 100.000 pelaku usaha parekraf yang sudah terdata dan siap menjalani vaksinasi Covid-19.

Begitu juga dengan jumlah pelaku usaha parekraf yang menunggu giliran vaksinasi Covid-19, jumlahnya diketahui mencapai ratusan ribu orang.

"Harapan kita dengan beberapa kegiatan yang akan kita lakukan ke depan, kita bisa bangkitkan pariwisata dan pulihkan ekonomi kreatif, khususnya di Provinsi Bali ini," jelasnya.

Langkah tersebut kata dia, dapat segera terwujud lewat kolaborasi dengan seluruh pihak, mulai dari pengelola hotel, restoran hingga desa-desa wisata.

Sehingga pusat vaksinasi Covid-19 dapat dibangun menyeluruh di seluruh kawasan pariwisata.

"Kita bisa menghadirkan center-center vaksin ini di desa-desa wisata. Jadi bukan hanya di hotel dan restoran, tapi juga sampai ke tingkat desa wisata," papar Sandi.

Pembahasan kawasan hijau atau green zone tersebut lanjutnya, tengah dibahas pihaknya bersama sejumlah kementerian dan lembaga terkait.

(Foto: Kemenparekraf)

Selanjutnya, apabila disepakati, konsep green zone akan diajukan kepada Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) untuk disahkan.

"Untuk awal dua dulu, Nusa Dua dan Ubud, setelah itu diperluas ke beberapa lokasi, termasuk juga di luar Bali, ada beberapa lokasi menyatakan yang sudah siap difinalisasi seperti Bintan dan Batam. Jadi semakin cepat-semakin baik menebar harapan-membangkitkan peluang, bukan hanya bertahan tapi juga bisa bangkit kembali," demikian Sandi.

(Rizka Diputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya