Ditemukan di Indonesia, Mutasi N439K Kebal Antibodi Manusia

Novie Fauziah, Jurnalis
Senin 15 Maret 2021 04:14 WIB
Ilustrasi mutasi N439K virus corona. (Foto: Kjpargeter/Freepik)
Share :

MUTASI N439K atau varian baru virus corona ditemukan di Indonesia. Ada sebanyak 48 orang terinfeksi mutasi virus corona asal Skotlandia tersebut. Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) mengatakan sejauh ini persebarannya tidak secepat virus corona B117.

"Yang jadi catatan epidemiolog, persebaran N439K tidak secepat B117, dan semoga ke depannya juga demikian," kata Ketua Satuan Tugas Covid-19 PB IDI Zubairi Djoerban dalam keterangannya, Sabtu 13 Maret 2021.

Baca juga: Eijkman: Mutasi Corona N439K Terdeteksi di Indonesia sejak November 2020 

Ia menjelaskan, sifat atau bahaya mutasi N439K adalah resistan, bisa juga disebut kebal antibodi di dalam tubuh manusia, baik itu antibodi dari tubuh orang yang telah terinfeksi maupun antibodi yang disuntikkan ke tubuh.

"Dikatakan Gyorgy Snell, direktur senior biologi struktural di Vir Biotechnology California, N439K punya banyak cara mengubah domain immunodominant untuk menghindari kekebalan (tubuh manusia) sekaligus mempertahankan kemampuannya untuk menginfeksi orang," terangnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya