Ketua Perhimpunan Perkumpulan Tuberkulosis Indonesia (PPTI) Cabang Kota Depok dr Rulliana Agustin mengingatkan para kader TB berperan memberikan pendampingan dan edukasi terbaik kepada masyarakat terhadap kewaspadaan TB dan pengobatannya. Dia tak menampik, beberapa tantangan yang dihadapi para kader, seperti risiko tertular, cara memotivasi pasien, dan sebagainya.
Baca juga: Hari TBC Sedunia, Kenali Gejala dan Obati Sampai Sembuh
"Tentunya kerja sama dengan berbagai pihak perlu terus dijalin karena TB adalah masalah kita bersama yang cukup besar; salah satu yang diharapkan misalnya penyediaan APD yang terjamin (minimal masker) bagi para kader," ungkapnya.
Dirinya berharap semua pihak dapat bersemangat dan berkolaborasi menemukan dan mengatasi secara tuntas penyakit tuberkulosis sesuai dengan protokol kesehatan di era pandemi covid-19. Selain itu, diharapkan pula layanan pengobatan dan laboratorium TB dapat dipertahankan berdampingan dengan layanan covid-19.
(Hantoro)