Sementara itu, dokter spesialis jantung dr Frits Reinier Wantian Suling SpJP(K) mengatakan saat ini hipertensi tercatat menjadi penyakit penyerta atau komorbid tertinggi dan berbahaya bagi pasien terinfeksi virus covid-19. Bahkan, sangat diwaspadai karena dapat memicu kematian akibat komplikasi antara keduanya.
"Data terkini menyebutkan bahwa hipertensi merupakan komorbid tertinggi covid-19 di dunia, termasuk di Indonesia, dengan perbandingan di Amerika Serikat sebanyak 56,6 persen; China 58,3 persen; Italia 49 persen; serta Indonesia 50,5 persen," ujarnya dalam webinar beberapa waktu lalu.
Baca juga: Turunkan Kasus Hipertensi, Memerlukan Deteksi Dini