Pentingnya Digitalisasi Pelaku Ekonomi Kreatif di Desa Wisata

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis
Kamis 11 Maret 2021 18:00 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno (Kemenparekraf)
Share :

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menyatakan pentingnya digitalisasi bagi pelaku ekonomi kreatif (ekraf) di desa wisata, agar mereka bisa mengembangkan usaha dan bersaing.

“Para pelaku UMKM di sini harus melek digital dan Kemenparekraf akan melakukan inisiasi agar lebih banyak UMKM di sini yang tergabung dalam ekosistem digital atau e-commerce," kata Sandiaga dalam siaran pers yang diterima MNC Portal, Kamis (11/3/2021).

Baca juga:  Sandiaga Uno Dorong 244 Desa Wisata di Indonesia Berkembang Jadi Unicorn

Pada Rabu 10 Maret 2021, Sandiaga berkunjung ke Batu Layang, sebuah desa wisata di Puncak, Kabupaten Bogor.

Menurutnya, Desa Batu Layang memiliki koneksi internet yang cukup baik. Sehingga, perlu ada pengenalan dan pendampingan mengenai e-commerce bagi para pelaku ekonomi kreatif di desa yang baru saja memperoleh sertifikat "Desa Wisata Berkelanjutan" dari Kemenparekraf pada 1 Maret 2021.

"Kita akan all out, mendampingi. Karena saya meyakini selain pelatihan, harus didampingi, di-onboarding. Setelah itu, kita harus pastikan mereka memiliki akses terhadap pasar, akses permodalan, dan juga akses untuk scale up," jelas Sandiaga.

Baca juga: Sandiaga Uno Tekankan Pentingnya Informasi Publik yang Memotivasi Pelaku Parekraf

Untuk itu, Sandiaga mengatakan saat ini pihaknya tengah mencoba bersinergi dengan program pemulihan ekonomi yang telah diluncurkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, yaitu Borongdong.id.

"Ini akan kita sinergikan dengan pendampingan marketplace dan UMKM. Jadi nanti kita akan undang marketplace-marketplace besar termasuk yang sudah dibina oleh teman-teman Pemerintah Provinsi Jawa Barat," katanya.

Tak hanya itu, Sandiaga menyebutkan pengembangan desa wisata juga memiliki dampak ekonomi yang dapat langsung dirasakan masyarakat sekitar. Ia mengingatkan kepada seluruh masyarakat Desa Batu Layang untuk selalu mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin.

"Mari kita bangkitkan pariwisata dan ekonomi kreatif kita mulai onboarding digitalisasi dari Desa Wisata Batu Layang, Cisarua. Semua tentunya harus dilakukan dengan menerapkan dan menjaga protokol kesehatan berjalan baik," ujar Sandiaga.

Kunjungan ini juga dihadiri oleh Direktur Pengembangan Destinasi Regional I Kemenparekraf/Baparekraf, Oni Yulfian; Direktur Tata Kelola Destinasi dan Pariwisata Berkelanjutan Kemenparekraf/Baparekraf, Indra Ni Tua; Kepala Biro Umum dan Hukum Kemenparekraf/Baparekraf, Dessy Ruhati; dan Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan.

Dalam kesempatan itu, Iwan mendorong agar desa-desa yang ada di Kabupaten Bogor untuk membentuk desa wisata seperti Desa Batu Layang. "Jadi Desa Batu Layang ini bisa dicontoh oleh 435 desa lainnya di Kabupaten Bogor yang banyak memiliki potensi untuk meningkatkan kunjungan wisata," kata Iwan.

(Salman Mardira)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya