Akses Wisata Pantai di Kawasan Taman Nasional Baluran Segera Dibuka

Antara, Jurnalis
Kamis 11 Maret 2021 16:05 WIB
Pantai Pasir Putih di Situbondo, Jawa Timur (Antara)
Share :

PEMERINTAH Kabupaten Situbondo, Jawa Timur bekerja sama dengan Taman Nasional Baluran untuk membuka akses ke sejumlah objek wisata pantai di kawasan yang berdekatan dengan lokasi taman nasional tersebut.

Bupati Situbondo Karna Suswandi di Situbondo, Kamis (11/3/2021), menjelaskan sejumlah objek wisata pantai yang aksesnya harus melalui Taman Nasional Baluran adalah Pantai Merak, Pantai Sijile, Pantai Lempuyang, Batu Hitam, dan beberapa wisata pantai lain yang lokasinya masih dalam satu kawasan.

Baca juga:  Fakta-Fakta Menarik Taman Nasional Baluran, Afrikanya Indonesia

"Mengenai teknis dalam hal ini dinas pariwisata, setiap satu minggu berkoordinasi dan rapat bersama pihak Taman Nasional Baluran. Tidak hanya MoU, tapi juga terkait perjanjian kerja sama," ujarnya.

Menurut ia, setelah perjanjian kerja sama dengan Taman Nasional Baluran selesai dan disetujui oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, barulah pemerintah daerah mengalokasikan anggaran untuk membangun akses menuju wisata Pantai Merak Baluran dan lainnya.

"Setelah perjanjian kerja sama selesai dan disetujui oleh kementerian, apa saja yang boleh kami bangun (infastruktur), maka akan segera dibangun infrastrukturnya," kata Bung Karna, sapaan akrabnya.

 

Harapan membuka akses melalui Taman Nasional Baluran ke Dusun Merak, Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, itu, kata Karna, dapat menarik wisatawan domestik maupun mancanegara berkunjung ke sejumlah objek wisata pantai di kawasan Taman Nasional Baluran.

 Baca juga: Tak Ada Pengunjung, Viral Hewan di Baluran Jalan-Jalan Santuy

"Tentunya, pertumbuhan ekonomi warga yang tinggal di Dusun Merak akan lebih baik dan tumbuh pesat dengan dibukanya akses ke sejumlah objek wisata pantai yang masih alami dan memesona itu," tuturnya.

Bupati Karna Suswandi menambahkan, dengan membuka akses ke wisata pantai di kawasan Dusun Merak yang dihuni ratusan jiwa itu, harapannya menjadi tempat wisata penyangga di ujung timur Pulau Jawa.

"Di kawasan tersebut banyak sekali destinasi wisata yang masih alami dan sangat potensial untuk dikembangkan. Selain itu, tempat wisata satu dengan yang lainnya jaraknya berdekatan," katanya.

(Salman Mardira)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya