SEBANYAK 134 pelaku usaha jasa pariwisata di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, divaksinasi COVID-19 sebagai upaya membentuk kekebalan kelompok terhadap virus corona jenis baru.
Penyuntikan vaksin kepada ratusan pelaku usaha jasa pariwisata tersebut dilakukan oleh petugas medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Barat, di daerah Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, Minggu (7/3/2021).
Baca juga: 4 Destinasi Wisata Menyepi dari Kerumunan untuk Liburan Masa COVID-19
"Ada ratusan vaksin yang saat ini diberikan untuk para pelaku pariwisata yang ada di Lombok Barat. Mereka terdiri atas pegawai hotel, restoran dan maskapai penerbangan," kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Barat H Saepul Akhkam.
Menurut dia, pariwisata merupakan salah satu sektor strategis untuk pemulihan ekonomi. Oleh sebab itu, perlu usaha ekstra untuk membangkitkan sektor tersebut agar kembali berjalan seperti sebelumnya.
Salah satu usaha yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat adalah dengan memberikan vaksin kepada para pelaku usaha jasa pariwisata.
Dengan adanya vaksin kepada para pelaku pariwisata ini, Akhkam berharap hal itu mampu menunjukkan kepada dunia kepariwisataan bahwa Lombok Barat benar-benar siap menuju kenormalan baru.
"Tidak hanya sebatas protokol kesehatan yang saat ini diterapkan secara ketat, tetapi juga dengan vaksinasi sebagai salah satu treatment melawan COVID-19," ujarnya.
Ia mengatakan untuk vaksinasi tahap ke-2 bagi para pelaku pariwisata, rencananya akan dijadwalkan 14 hari kemudian setelah vaksinasi pertama diberikan.
Baca juga: Liburan ke Pantai Bingung Pakai Apa? Simak 5 Tips Ini
Terkait jumlah kuota pelaku yang diberikan vaksin, Akhkam berharap ada penambahan di tahap ke-2 nanti untuk pelaku wisata lainnya.
"Jika Lombok Barat nanti mendapatkan kuota sebanyak 10 ribu vaksin, maka kita berharap 10 sampai 15 persen dialokasikan kepada pelaku pariwisata. Bagaimana pun kita harus menyiapkan sumber daya manusia kita yang sehat dan siap melawan COVID-19," ucapnya.
Terkait jenis vaksin yang diberikan kepada para pelaku pariwisata tahap pertama ini, Kepala Bidang Pencegahan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Barat dr Ahmad Taufiq Fathoni menyebutkan yang diberikan adalah vaksin Sinovac.