KETUA Persatuan Diabetes Indonesia (Persadia) Wilayah Jakarta, Bogor, Bekasi, Depok Profesor Dr dr Mardi Santoso DTM&H SpPD-KEMD FINASIM FACE mengatakan orang yang mengalami obesitas dan memiliki berat badan berlebih memiliki risiko prediabetes serta diabetes yang sangat tinggi.
"Dalam jangka waktu 3 sampai 5 tahun, 25 persen prediabetes dapat berkembang menjadi diabetes melitus tipe 2 (DMT2), 50 persen tetap dalam kondisi prediabetes, dan 25 persen kembali pada kondisi glukosa darah normal," papar Profesor Mardi di acara workshop 'Cerdas Baca Label Kemasan, Hindari Risiko Obesitas' pada Kamis 4 Maret 2021.
Baca juga: Waspada Kadar Gula Tinggi Bisa Sebabkan Sakit Perut
Tentunya hal ini bisa dihindari dengan kesadaran sejak dini. Selain itu, upaya mencegah kelebihan berat badan dan obesitas juga bisa dilakukan dengan megonsumsi makanan bergizi seimbang dan membatasi asupan gula, garam, dan lemak (GGL).
"Batasi asupan gula, garam, dan lemak (GGL); istirahat cukup; dan rutin aktivitas fisik 150 menit dalam seminggu dapat membantu mengurangi risiko prediabetes agar tidak berkembang menjadi DMT2," tuturnya.