SUMBULAN adalah nama sebuah kampung terpencil yang terletak di persawahan di tepi sebuah sungai curam yang berada di Desa Plalangan, Jenangan, Kabupaten Ponorogo. Uniknya kampung ini menjadi kampung mati karena sudah ditinggal oleh semua warganya.
Padahal zaman dulu, tempat ini termasuk perkampungan yang ramai. Bahkan terdapat masjid dan pondok pesantren.
Baca Juga: Pasar di Tepian Sungai Kapuas Pontianak Ditata untuk Destinasi Wisata
Banyak santri-santri yang mengaji pada KH. Ali Murtada yang merupakan seseorang yang dihormati di Kampung Sumbulan.
Nama Sumbulan sendiri konon diambil dari daerah asal Kyai Murtada yaitu Surakarta. Kyai Ali Murtada sendiri adalah orang kepercayaan Sri Sultan Pakubuwono ke II yang mengungsi ke Ponorogo karena peristiwa Geger Pecinan. Setelah menikah, Kyai Ali Murtada membuka pemukiman baru yang kemudian dinamai Sumbulan.