ARTIS senior Rina Gunawan meninggal dunia pada Selasa 2 Maret 2021 malam. Istri dari aktor Teddy Syach ini sempat dirawat di rumah sakit sebelum wafat. Sebelum meninggal dunia, Rina Gunawan dikabarkan positif covid-19 dan memiliki penyakit penyerta atau komorbid berupa asma.
Sebagaimana diketahui, asma merupakan salah satu komorbid yang berbahaya jika terpapar covid-19. Alasannya, kedua penyakit ini sama-sama menyerang sistem pernapasan.
Baca juga: Rina Gunawan Meninggal Dunia, Diduga Akibat Asma dan Covid-19
Dikutip dari laman Times of India, sebuah penelitian yang dilakukan British Medical Journal (BMJ) menemukan bahwa orang dengan komorbid memiliki risiko lebih tinggi terkena covid-19 lebih dari sekali, baik yang lebih ringan maupun parah.
Kemudian penyakit pernapasan kronis seperti asma bisa memperburuk keadaan penderita covid-19. Pasalnya, covid-19 adalah patogen yang menyebabkan kerusakan maksimum pada sistem pernapasan. Mulai kesulitan bernapas, peningkatan risiko infeksi pernapasan, sampai gangguan kekebalan tubuh.
Pemulihan pasca-serangan covid-19 dapat mengganggu sistem pernapasan, atau membuat memerlukan bantuan. Maka itu, ada peningkatan risiko infeksi ulang covid-19 dan komplikasi bagi orang yang mengalami gangguan pernapasan.
Orang yang menderita masalah seperti COPD, asma, serta gangguan pernapasan lainnya harus melakukan semua tindakan pencegahan yang diperlukan untuk mengurangi faktor risiko.
Baca juga: Para Ahli Sebut Asma Bisa Kambuh karena Stres dan Cemas
Adapun selain asma, komorbid yang bisa meningkatkan risiko terinfeksi covid-19 lebih dari sekali adalah:
1. Obesitas
Tingkat obesitas yang tinggi melemahkan sistem pertahanan alami tubuh. Ini meningkatkan kerentanan seseorang terhadap covid-19. Orang yang menderita obesitas juga lebih mungkin mengalami komplikasi yang parah dan lebih mematikan.
Apa yang juga dilakukan obesitas adalah meningkatkan tingkat peradangan dalam tubuh, merusak fungsi vital yang membuat sistem kekebalan lebih sulit untuk melakukan tugasnya dengan baik, terutama setelah pemulihan covid-19.
Studi yang lebih baru juga menemukan bahwa vaksin covid-19 mungkin tidak memberikan hasil yang diharapkan untuk orang yang menderita obesitas. Oleh karena itu, di satu sisi, mereka berada pada risiko paling besar terinfeksi ulang dan masalah pasca-pemulihan.
Oleh karena itu, penderita obesitas harus mengambil langkah-langkah perbaikan untuk mengubah gaya hidup mereka dan mengembalikan kesehatannya ke jalur yang benar, jika mereka ingin menghindari risiko dan komplikasi yang terkait dengan infeksi ulang covid-19.