“Di sisi lain dari sejak awal pandemi, ada juga wilayah di dunia yang secara stabil konstan rendah, kontributornya dalam kasus Covid-19 harian. Tentunya ini berasal dari cakupan dari intervensi tracing, testing yang rendah, seperti di kawasan Mediterania dan South East Asia,” sambungnya.
Dokter Dicky mengatakan artinya penurunan kasus Covid-19 tidak bisa digeneralisasi, atau disamaratakan. Faktanya di Indonesia cakupan testingnya masih rendah, hal ini terlihat dari test positivity rate.
“Kita sejak awal pandemi Covid-19, sudah setahun ini Positivity ratenya belum pernah di bawah 10 persen,” tuntasnya.
(Helmi Ade Saputra)