Sementara itu, Kepala Desa Girikarto, Kecamatan Panggang, Tuyadi mengatakan warga membuat lokasi parkir. Perparkiran itu yang digunakan adalah lahan milik warga.
Kemudian dari pihak HeHa lah yang melakukan pembangunan fasilitas perparkiran, sedangkan dalam pengelolaannya diserahkan ke warga.
Meski begitu, ada sistem bagi hasil di antaranya 30 persen untuk HeHa dan 70 persen pengelola.
"Fasilitas perparkiran, dari perusahaan juga akan membangun kios-kios di lahan warga, dengan begitu masyarakat juga dapat terfasilitasi dengan baik," katanya.
(Salman Mardira)