Lalu, bukti kedua yang harus didapat adalah apakah ada penyakit lain yang dialami penerima vaksin sebelum divaksinasi. Kondisi kesehatan menjadi penting untuk mengevaluasi kembali apakah penyakit komorbid sebelumnya memberi pengaruh pada kematian yang terjadi.
"Perlu dicatat juga bahwa respons tubuh setiap orang itu beda-beda antara orang satu dengan orang lainnya," katanya.
Baca Juga : Demi Cepat Divaksin Covid-19, 2 Wanita Ini Nyamar Jadi Lansia
Jubir Vaksinasi Covid-19 Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, menambahkan bahwa perlu diingat kembali oleh masyarakat bahwa gejala Covid-19 itu sangat luas, mulai dari rasa lelah, demam, diare, sesak, batuk, pilek, ada juga yang tidak bisa mencium bau atau mengecap rasa.
"Kondisi ini yang kemudian bahkan kerap tidak disadari sebagai gejala Covid-19 karena mungkin gejala terjadi sangat ringan atau bahkan tidak terasa. Karena itu, mungkin saja ada yang sudah terinfeksi Covid-19 tapi gejala parahnya baru keluar ketika masa vaksinasi terjadi," tambah Nadia.
(Helmi Ade Saputra)