LUMBA-lumba belang yang sangat langka menunjukkan dirinya di Kota Fujairah, Uni Emirat Arab (UEA) setelah 20 tahun tak terlihat. Penampakan lumba-lumba tersebut membawa kebahagiaan tersendiri bagi para peneliti kelautan di UEA.
Ini adalah kedua kalinya lumba-lumba bergaris terlihat dan terekam kamera di wilayah Proyek Paus Fujairah, sebuah studi ilmiah khusus pertama tentang paus dan lumba-lumba di kota terletak di Teluk Oman itu.
Baca juga: Nia Lahirkan Bayi Lumba-Lumba Hidung Botol di Taman Safari Prigen
Dilansir dari Times of India, Minggu (21/2/2021), lewat halaman Instagram resmi proyek tersebut, mereka membagikan potret lumba-lumba dengan memberikan caption tentang keberadaan lumba-lumba itu.
"Tidak diketahui apakah Lumba-Lumba Bergaris benar-benar langka di wilayah tersebut atau mereka menghabiskan seluruh waktu mereka jauh dari pantai, di mana orang jarang menjelajah."
Baca juga: Turis Berduyun-duyun ke Dubai saat Banyak Negara Lockdown
Sebuah tim peneliti mengkonfirmasi bahwa ada lima penampakan lumba-lumba di wilayah tersebut empat hari sebelum mereka melihat lumba-lumba bergaris baru-baru ini.
Lumba-lumba tersebut di antaranya adalah lumba-lumba hidung botol, lumba-lumba umum yang biasa ditemukan di Indo-Pasifik, dan lumba-lumba Risso.
Pada 16 Januari 2021, seorang warga setempat melaporkan dirinya pernah melihat hampir 200 lumba-lumba di Pelabuhan Fujairah, satu-satunya pelabuhan di UEA yang letaknya di pesisir Laut Arab dan dekat dengan Selat Hormuz.
Warga tersebut pun membagikan video di Instagram pribadinya yang menunjukkan sekelompok lumba-lumba yang berenang secara perlahan.
Meskipun sulit diidentifikasi, bentuk sirip punggung lumba-lumba dalam rekaman tersebut diduga menyerupai lumba-lumba biasa Indo-Pasifik.
(Salman Mardira)