Dalam laporan Medical News Today, gejala GI memang menjadi bagian dari gejala Covid-19. Gejala gastrointestinal paling umum adalah kurang nafsu makan (19,9%), tak mampu mencium bau dan rasa (15,45), diare (13,2%), mual (10,3), muntah darah atau perdarahan gastrointestinal (9,1%).
Namun, dikatakan dr Rabbinu, angkanya sangat kecil sekali pasien Covid-19 datang hanya dengan keluhan gejala gastrointestinal tanpa ada gejala demam, batuk, atau sesak napas. "Tapi, tetap ada kasusnya. Jadi, harus tetap diperhatikan," terangnya.
Di sisi lain Prof. dr. Abdul Aziz Rani, SpPD, K-GEH menjelaskan bahwa ketika orang yang sebelumnya sudah memiliki masalah dengan lambung, ketika dia terkena Covid-19 keparahan bisa terjadi.
"Virus SARS-CoV2 yang menyebabkan Covid-19 sangat mungkin menginflasi bukan hanya saluran napas, tetapi juga saluran pencernaan. Karena itu, pasien dengan penyakit lambung seperti asam lambung atau GERD, akan diberi perhatian lebih ketika terinfeksi Covid-19," papar Prof Aziz.
(Dyah Ratna Meta Novia)