Perumahan Ini Bangun Taman Oval Supaya Penghuninya Saling Bersosialisasi

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis
Rabu 17 Februari 2021 05:30 WIB
Taman Oval Naerum di Denmark. (Foto: Facebook Aqualawn Services/Oddity Central)
Share :

SALAH satu distrik di Kota Naerum, Kopenhagen, Denmark, memiliki bentuk rumah yang unik dan menarik secara visual. Tempat ini diberi nama Taman Oval karena bentuknya yang terlihat oval.

Soren Carl Theodor Marius Sorensen dianggap sebagai salah satu arsitek lanskap terbesar yang pernah ada. Sementara Taman Oval Naerum adalah salah satu proyek Carl yang paling terkenal.

Baca juga: Niat Saring Polusi, Perumahan Taman Hutan Vertikal Ini Malah Jadi Malapetaka 

Pada 1948, sebanyak 40 taman berhasil dibuat dalam bentuk oval. Masing-masing taman berukuran sekira 25×15 meter dan diletakkan di atas rumput. Terdapat perumahan umum di satu sisi sementara di sisi lainnya, terlihat lebih tradisional.

Sebagaimana dilansir Oddity Central, pemilik bebas memosisikan rumah seperti memilih pagar, dan interior mereka. Tetapi Sorensen memberikan beberapa arahan, dan menekankan bahwa mereka dimaksudkan untuk terus membaca panduan.

Baca juga: Heboh Ridwan Kamil Unggah Foto Ijazah Jadul, Netizen Salfok ke Gaya Rambutnya 

Tujuh dekade kemudian, Taman Oval Naerum masih menjadi salah satu atraksi terindah di ibu kota Denmark. Awalnya, Sorensen membayangkan proyek lanskap sebagai kisi-kisi oval biasa yang tersebar di halaman.

Tetapi panduan ini akhirnya memberi jalan pada pengaturan plot yang lebih longgar dan tampilan yang lebih dinamis. Terlepas dari kebebasan desain yang dinikmati setiap pemilik petak taman selama bertahun-tahun, taman oval selalu mempertahankan konsistensi tertentu dalam beberapa hal.

Di antaranya adalah preferensi pagar yang tidak dijepit dan membantu mempertahankan pesonanya. Salah satu hal yang paling mengesankan tentang desain Soren Carl Theodor Marius Sorensen adalah bahwa Taman Oval terlihat menakjubkan dari atas, dan lebih indah lagi dari tanah.

Baca juga: 10 Bunga Termahal di Dunia, Ada yang Tembus Rp58 Miliar 

Kurangnya akses jalan ke setiap plot mungkin tampak seperti kelemahan pada pandangan pertama, tetapi hal ini rupanya memang disengaja.

Arsitek asal Denmark tersebut ingin mendorong pemilik rumah untuk lebih banyak berjalan, menghirup udara segar sebelum masuk ke mobil. Selain itu, ia juga ingin sang pemilik rumah menyapa dan mungkin lebih banyak bersosialisasi dengan tetangga.

(Hantoro)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya