4. Hindari binatang buas.
Di hutan, ada ribuan makhluk yang dapat membahayakan atau membunuh Anda. Mulai dari babi hutan, jaguar, kalajengking hingga ular. Ular karang, pit viper, kobra, dan anaconda dapat anda temui ketika berada di hutan.
Jadi sembari membuat tempat berlindung, anda juga harus membuat jebakan. Selain melindungi anda, jebakan ini bisa berfungsi untuk menangkap hewan yang nantinya bisa anda santap.
Untuk membuat jebakan maut, Anda membutuhkan batu besar, dua batang pohon dengan diameter baterai C dan panjang 5 ", tongkat yang kuat dan tipis, kira-kira diameter pensil dan pisau. Selain itu, anda juga bisa mencari pohon yang besar dan memanjatnya agar terhindar dari hewan-hewan buas tersebut.
5. Tetaplah kering
Seorang pakar kehutanan bernama Rick Morales mengatakan bahwa di sebagian besar wilayah yang berair baik di hutan hujan, daerah bersalju, sungai, danau, dan lautan itu biasanya dingin. Oleh karena itu kondisi badan yang basah berisiko mengalami hipotermia.
Namun di hutan tropis dataran rendah, aturan tersebut tidak berlaku. Jadi untuk membuat segala sesuatunya tetap kering merupakan tantangan tersendiri.
“Siapkan tempat perlindungan yang kering, bersih, aman dan jaga agar semua yang ada di dalamnya tidak basah atau kotor. Segala sesuatu di luar tempat itu akan berbau dan basah, termasuk diri Anda sendiri. Tidak ada yang mengering di hutan, kecuali Anda meninggalkannya selama 6 atau 7 jam dalam cuaca baik,” kata Rick Morales dikutip dari Secret Compass
“Sebelum Anda masuk ke tempat tidur gantung, biasakan mencuci sampai bersih dan keringkan dengan handuk. Dengan banyaknya sungai dan anak sungai yang ditemukan di hutan, mandi seharusnya tidak menjadi masalah. Mandi akan menurunkan suhu tubuh dan membantu Anda tidur. Setelah mandi badan perlu dikeringkan selama beberapa jam untuk menghindari timbulnya masalah jamur.”
(Salman Mardira)