Negara-negara yang masuk dalam daftar merah Inggris di antaranya ialah Afrika Selatan dan Brazil. Di mana kedua negara itu telah mengalami kasus varian baru virus corona yang dapat mengurangi kemanjuran vaksin Covid-19 yang ada.
Para menteri kabinet Inggris telah dikritik oleh lawan mereka karena dinilai terlalu lambat untuk menutup perbatasan untuk mencegah masuknya varian baru virus corona, setelah pertama kali mengumumkan rencana karantina hotel pada Januari.
Sementara, kedatangan dari negara-negara yang tidak termasuk dalam daftar merah harus dikarantina di rumah selama 10 hari dan menjalani dua kali tes Covid-19. Aturan pembatasan karantina lebih ketat ini juga memberlakukan denda dan hukuman berat berupa hukuman penjara hingga 10 tahun lamanya.
(Rizka Diputra)