MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno pada Kamis 11 Februari 2021 berkunjung ke Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, Bali. Di Desa Kutuh, Sandiaga Salahudin Uno bermain ke Kampung Bola Internasional dan Pantai Pandawa bersama Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa.
Lewat unggahan akun Twitter pribadinya @sandiuno, ia menjelaskan tentang Desa Kutuh yang bisa menjadi inspirasi desa-desa wisata lainnya.
Baca Juga: Seru! Sandiaga Uno Bakal Ajak Anaknya School From Bali Nih
"Ini merupakan inspirasi ya, agar ke depan lebih banyak desa di Indonesia, desa wisata bisa mandiri seperti Desa Kutuh," ujar Menparekraf Sandiaga Uno dalam video unggahannya itu.
Desa Kutuh yang saya datangi ini awalnya merupakan desa miskin. Namun karena berhasil mengelola dana desa secara tepat sasaran dan tepat manfaat, desa ini berhasil menerima kunjungan 3 ribu wisatawan per harinya dan meraup pendapatan Rp 50 miliar per tahun dari bisnis pariwisata. pic.twitter.com/T6ZZGs01vi
— Sandiaga Salahuddin Uno (@sandiuno) February 11, 2021
Selain itu, Menparekraf juga menjelaskan bahwa Desa Kutuh yang dikunjunginya itu pada awalnya merupakan desa miskin. Namun karena berhasil mengelola dana desa secara tepat, desa ini berhasil menerima kunjungan 3 ribu wisatawan per harinya dan meraup pendapatan Rp50 miliar per tahun dari bisnis pariwisata.
Bahkan Desa Kutuh juga pernah meraih gelar juara I nasional dalam lomba desa kategori regional II (Jawa dan Bali) yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) beberapa waktu lalu.
Saat di Desa Kutuh, Sandiaga juga sempat berbincang dengan salah satu warga desa yang berharap agar pariwisata dapat kembali lagi, yang memperkenalkan dirinya sebagai Wakil.
"Mudah-mudahan cepat kembali, ya, Pak. Kami sangat menangis dengan keadaan seperti ini," ujar Wakil.
Mendengar curhatan warga desa, Sandi meyakini bahwa kebangkitan pariwisata di era pandemi akan segera tiba.
"Mohon diyakinkan teman-teman dukung pemerintah kabupaten karena kita hanya bisa keluar dari pandemi ini kalau kita disiplin," tutup mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu di akhir videonya.
(Dewi Kurniasari)