Crazy Rich PIK Divaksin Covid-19, Pakar Yakin Puskesmas Tak Asal Suntik

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Selasa 09 Februari 2021 10:04 WIB
Ilustrasi (Foto : Medicalnewstoday)
Share :

Pakar kesehatan Universitas Indonesia Prof Ari Fahrial Syam menilai apa yang terjadi pada kasus selebgram Crazy Rich PIK, Helena Lim mendapat vaksin Covid-19 bukan salah pihak puskesmas. Dia yakin puskesmas sudah bekerja sesuai prosedur.

Ya, setiap orang yang akan divaksin Covid-19, pada tahap pertama adalah tenaga kesehatan, harus menunjukan identitas dirinya yang menunjukkan bagian dari tenaga kesehatan. Identitas itu bisa dilihat di KTP calon penerima vaksin.

"Sebelum divaksin, petugas vaksinasi akan mengecek identitas. Kalau dia memang dokter, perawat, atau orang yang bekerja di rumah sakit atau fasilitas kesehatan, ya, dia berhak," terang Prof Ari pada Okezone dalam sambungan telepon, Selasa (9/2/2021).

Jika di lapangan ada orang non-nakes mendapatkan vaksin, dipastikan dia berbohong kepada petugas vaksinasi Covid-19.

"Saya yakin pihak puskesmas sudah bekerja sesuai prosedur. Kalaupun ada non-nakes yang dapat, berarti ada kebohongan yang terjadi. Ini ranahnya polisi untuk mengusut kasus tersebut," katanya.

Baca Juga : Heboh Crazy Rich PIK Divaksin, Dokter: Yang Berhak Saja Banyak Belum Dapat

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya