Senada, CEO BOS Foundation, Dr Ir Jamartin Sihite, mengatakan, banyak pencinta orang utan mengambil satwa ini dari hutan. Lalu mereka membuat kandang di belakang rumahnya.
"Ini buka refleksi cinta orangutan, maka di sini anak muda perlu dilibatkan," katanya.
Jamartin menambahkan, anak muda adalah masa depan planet ini. Ia akan sangat bangga bisa berjuang bahu-membahu bersama mereka dalam melestarikan satu-satunya kera besar Asia, yang keberadaannya sangat bermanfaat bagi kualitas hutan dan manusia.
"Kita edukasi satwa jadi the real oranguta. Sebanyak 1.000 orangutan dilepasliarkan dan menjaga 2500 orangutan," kata dia.
"Kita menjaga hampir setengah juta hektar habitat hutan di kalimantan. Mereka punya peran penting. Menjaga orangutan itu menyelamatkan diri kita sendiri dan menyelamatkan kemanusiaan," tutupnya.
(Dewi Kurniasari)