Pembangunan fisik itu sangat mendongkrak ekonomi kerakyatan. Terlebih pada pandemi Covid-19, perekonomian masyarakat yang anjlok harus cepat dipulihkan dengan telah dibangunnya sarana infrastruktur tersebut.
"Masyarakat Merangin memanfaatkan secara optimal proyek-proyek tersebut, guna mendukung kelancaran berbagai aktivitas ekonomi, pergerakan barang dan jasa serta pengembangan Pariwisata,"jelas Bupati.
Sebanyak 17 proyek fisik yang diresmikan bupati itu, dari Dinas PUPR, Jalan Simpang Dusun Tuo – Tanjung Burgo Kecamatan Lembah Masurai, Jembatan Sungai Pangi Desa Muara Pangi Kecamatan Lembah Masurai.
Selain itu, Jembatan Ruas Jalan Talang Paruh Desa Talang Paruh Kecamatan Lembah Masurai, Tugu Pedang Sarko kawasan Ujung Tanjung Muaro Masumai Kecamatan Bangko dan Bangunan Pemukiman Suku Anak Dalam Desa Pauh Menang Kecamatan Pamenang.
Dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Merangin diresmikan, Ruang Kelas Baru SMPN Satu Atap, Ruang Laboratorium Komputer SMPN, Ruang Laporatorium IPA SMPN, Ruang Perpustakaan dan Jambang Siswa SMPN.
Sedangkan dari Dinas Kesehatan Merangin dua pembangunan fisik yang diresmikan, Gedung Laporatorium Kesehatan Daerah (Labkesda) dan Gedung Publik Health Centre (PHC).
Pembangunan fisik dari Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian Perdagangan Merangin diresmikan, Gedung Sentra Produksi Kopi Bubuk Desa Tanjung Mudo Kecamatan Jangkat Timur.
(Salman Mardira)