Meski Pandemi Covid-19, PAD Pariwisata Provinsi Maluku Lampaui Target

Antara, Jurnalis
Jum'at 05 Februari 2021 12:05 WIB
Pantai Hinumua, salah satu destinasi wisata bahari di Maluku (Foto: Antara/Shariva Alaidrus)
Share :

PEROLEHAN Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Maluku untuk tahun 2020 sebesar Rp356.210.000, melampaui estimasi target yang ditetapkan sebanyak Rp150 juta.

Padahal, pandemi Covid-19 terjadi hampir sepanjang tahun 2020, namun perolehan PAD yang dihasilkan oleh Dispar Provinsi Maluku berhasil lewati target sebanyak 200 persen dari yang ditetapkan.

"Karena Covid-19, target PAD kita direvisi menjadi Rp150 juta untuk tahun 2020. Naik sekitar 200 persen dari yang ditargetkan," kata Sekretaris Dinas Pariwisata Provinsi Maluku, Rio Z M Pelu.

Baca juga: Punya Potensi Luar Biasa, Pulau Banda Layak Jadi Lokomotif Pariwisata Maluku

Realisasi PAD tahun 2020 sebesar Rp356.210.000 bersumber dari penarikan retribusi di tiga lokasi wisata yang dikelola langsung oleh Dispar Maluku, yakni Pantai Hunimua (Desa Liang, Kabupaten Maluku Tengah), Pantai Namalatu (Desa Latuhalat, Kecamatan Nusaniwe) dan Monumen Gong Perdamaian Dunia (pusat kota Ambon).

(Foto: Instagram/@gilibong)

Perolehan PAD terbesar berasal dari Pantai Namalatu sebanyak Rp147.377.000, disusul Pantai Hunimua Rp180.773.000 dan Monumen Gong Perdamaian Dunia sebanyak Rp28.060.000.

Baca juga: Sandiaga Uno Optimistis Pembatasan Sosial Mikro Percepat Pemulihan Parekraf

Menurut Rio, kendati terjadi kenaikan sebesar 200 persen, bila dibandingkan dengan realisasi PAD pada 2019 sebesar Rp672.947.600, perolehan PAD tahun 2020 masih jauh dari yang diharapkan.

Untuk tahun 2021, PAD Disbudpar Maluku telah ditetapkan dengan estimasi target sebesar Rp1 miliar.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya