Selain itu, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk menentukan apakah antibodi yang dihasilkan oleh vaksin akan punya perilaku yang sama dengan antibodi yang ada dari hasil terinfeksi covid-19.
Scott menyebut mengingat bayi dari ibu yang terinfeksi lebih awal di masa kehamilan memiliki level antibodi lebih tinggi. Memvaksinasi ibu hamil lebih awal kemungkinan dapat menawarkan perlindungan lebih. Namun tentunya, studi mengenai vaksinasi kepada ibu hamil harus disempurnakan terlebih dahulu.
Baca juga: Waspadai Dampak Anemia pada Ibu Hamil dan Remaja
"Tapi penelitian yang menganalisis vaksinasi di antara ibu hamil butuh dilengkapi," tambahnya.
Sementara dr Mark Turrentine, salah satu dokter dalam grup ahli covid-19, juga menyebutkan bahwa vaksin akan memberikan perlindungan kepada ibu hamil dan bayinya. Itu memang hal yang masuk akal.
Mark juga menilai penelitian yang dilakukan Scott dan para peneliti lainnya tersebut menyoroti bahwa adanya ibu hamil dalam uji klinis seperti vaksin covid-19 adalah hal yang esensial.
Baca juga: Cerita Dokter Hamil Disuntik Vaksin Covid-19
(Hantoro)