DINAS Pariwisata Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), menyatakan bahwa kawasan benteng Keraton Buton yang terletak di Kelurahan Melai merupakan salah satu destinasi wisata andalan daerah itu.
Oleh karenanya, destinasi itu harus dipertahankan karena menjadi perhatian dengan kelengkapan masterplan-nya untuk 20 tahun ke depan. Benteng keraton seluas lebih kurang 22 hektare itu diharapkan menjadi kawasan wisata budaya yang tetap lestari.
"Jadi, kawasan ini menjadi salah satu kawasan andalan Dispar Baubau. Tahun ini akan kita benahi dengan kelengkapan masterplan-nya. Masterplan benteng keraton akan menjadi landasan untuk diikuti. Dan masterplan itu pendekatannya adalah kita dudukan pendekatan wisata budaya," kata Kadis Pariwisata Kota Baubau, Ali Arham.
Baca juga: Nikmati Keindahan Kota Baubau dari Atas Benteng Keraton Kesultanan Buton
Ia menjelaskan, bicara wisata budaya tentu banyak hal yang perlu diungkap baik terdapat wisata yang sifatnya kebendaan dan tentang non-kebendaan. Sehingga untuk menggenjot agar objek wisata itu menjadi perhatian banyak orang baik domestik hingga mancanegara.
Pihaknya mencoba membangkitkan semangat generasi yang ada dengan membentuk dua kelompok yakni Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan Kelompok Melai Peduli yang akan mengangkat dan mempromosikan dari pada benteng keraton tersebut menjadi salah satu objek destinasi andalan untuk Kota Baubau hingga masa yang akan datang.
"Kelompok ini tentu banyak hal mereka bicarakan, bagaimana kawasan-kawasan ini. Kalau seperti wisata benda dan non benda saya kira ini juga jualannya melalui media sosial yang ada, kita akan membuat hingga sampai keluar negeri. Artinya mungkin seperti kelompok wisata bisa mengunggah keluar kegiatan yang bisa menghidupi benteng keraton ini," tuturnya.