Benarkah Covid-19 Sebabkan Risiko Kerusakan Otak? Ini Hasil Penelitiannya

Wilda Fajriah, Jurnalis
Senin 25 Januari 2021 04:04 WIB
Ilustrasi virus corona covid-19. (Foto: Okezone)
Share :

Meskipun covid-19 dapat menyebabkan kerusakan otak, hal itu juga dapat menyebabkan efek jangka panjang yang berkepanjangan pada orang yang telah pulih dari penyakit yang sama.

Selain berbagai efek lain dari virus corona pada berbagai bagian tubuh, penelitian telah mengklaim bahwa penyakit alzheimer dan parkinson mungkin merupakan beberapa efek jangka panjang dari covid-19.

Baca juga: Usai Operasi Payudara, Gadis Ini Alami Kerusakan Otak 

Ulasan yang diterbitkan dalam 'Alzheimer and Demensia: Jurnal Asosiasi Alzheimer' telah coba menetapkan kemungkinan hubungan antara covid-19 dan alzheimer. Menurut para peneliti, timbulnya gejala pada orang dengan penyakit tersebut muncul pada atau sekira usia 60 tahun.

Selain itu, menurut penelitian, tingkat cahaya neurofilamen (NfL) yang lebih tinggi dari normal, biomarker utama untuk penyakit ini terlihat pada dua pertiga pasien (63 persen).

Baca juga: Dokter Spesialis Paru: Risiko Kena Covid-19 Setelah Vaksinasi Tetap Ada 

Menurut penulis utama studi ini, dr Johan Virhammar, pihaknya sedang menyelidiki efek jangka panjang pada pasien covid-19, terutama melalui sampel darah dan cairan serebrospinal yang disimpan di Uppsala Biobank.

"Pengumpulan sampel unik ini adalah dasar untuk beberapa studi yang sedang berlangsung dan terencana yang dapat membantu kita memahami mekanisme di balik komplikasi neurologis covid-19," jelasnya.

(Hantoro)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya