Uang dikatakan tidak bisa membeli kebahagiaan, tapi uang nyatanya bisa membeli gaya hidup yang membuat seseorang bisa menerapkan social distancing atau jaga jarak di masa pandemi Covid-19 yang berbahaya saat ini.
Inilah kurang lebih gambaran dari hasil studi yang digelar oleh ekonom di Johns Hopkins University yang diterbitkan dalam Journal of Population Economics. Mengutip Fox News, Senin (18/1/2021) dari studi yang dilakukan, menunjukkan hasil bahwa orang-orang yang lebih kaya atau mampu secara finansial lebih aktif melindungi diri sendiri seperti contohnya menjaga jarak dan memakai masker sejak masa awal pandemi
Secara statistik data, dari hasil survey 1.000 orang di Amerika Serikat pada April 2020. Kelompok orang dengan pendapatan kurang lebih Rp3,2miliar per tahun 54% lebih aktif melakukan proteksi diri dibandingkan kelompok orang berpenghasilan sekira Rp183,4 juta per tahun.
Disebutkan lebih lanjut oleh para peneliti, orang-orang dengan penghasilan lebih cenderung ada dalam posisi yang memungkinkan mereka mengubah perilaku atau gaya hidupnya di masa pandemi ini. Orang yang menghasilkan lebih banyak uang juga lebih cenderung beralih ke bekerja dari jarak jauh, menerapkan work from home selama pandemi. Sehingga 24% lebih bisa menjaga jarak sosial dibandingkan dengan orang-orang yang tidak bisa bekerja dari rumah.