BPOM Harap Kasus Covid-19 Bisa Turun 65% Pasca Vaksinasi Covid-19

Pradita Ananda, Jurnalis
Senin 11 Januari 2021 20:56 WIB
Kepala BPOM RI Penny Lukito (Instagram/@bpom_ri)
Share :

Dua hari lagi, 13 Januari 2021 vaksinasi Covid-19 perdana di Indonesia dimulai. Rencananya, Presiden Jokowi akan menjadi yang pertama disuntik vaksin Covid-19.

Terkait efektivitas dari vaksin CoronaVac, buatan PT Sinovac Biotech Corp yang nantinya akan digunakan. Badan POM sebagai otoritas pengawas, per hari ini sudah mengeluarkan persetujuan terkait penggunaan darurat Emergency Use Authorization (EUA) untuk vaksin CoronaVac.

Disebut oleh Penny Lukito selaku Ketua Badan POM (BPOM), vaksin tersebut sudah bisa memperlihatkan kemampuan pembentukan antibody dalam tubuh manusia. Selain itu juga sudah menunjukkan kemampuan antibodi dalam membunuh atau menetralkan virus (imunogenisitas), yang dilihat dari mulai uji klinik fase 1 dan 2 di Tiongkok dengan periode pemantauan sampai 6 bulan.

“Pada uji klinik fase 3 di Bandung, data imunogenisitas menunjukkan hasil yang baik. Sampai 3 bulan jumlah subjek yang memiliki antibody masih tinggi yaitu sebesar 99,23%,” jelas Penny dalam gelaran konferensi pers Emergency Use Authorization (EUA) vaksin Covid-19, Senin (11/1/2021).

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya