Taiwan Resmikan Paspor Baru, Tulisan 'Republik China' di Sampul Dihapus

Antara, Jurnalis
Selasa 12 Januari 2021 04:05 WIB
Contoh paspor baru Taiwan (Reuters)
Share :

OTORITAS Taiwan meresmikan desain baru paspornya dengan mengubah tata letak nama wilayah dan menghapus tulisan Republik China, Senin (11/1/2021). Hal ini demi menghindari adanya kebingungan di kantor imigrasi asing, khususnya di tengah situasi pandemi COVID-19.

Paspor baru itu diluncurkan saat China berupaya menegaskan kedaulatan wilayahnya di Taiwan, pulau yang saat ini memiliki otonomi untuk memerintah diri sendiri.

Baca juga: Larangan Masuk WNA ke Indonesia Diperpanjang hingga 28 Januari

Sebelum desain baru diresmikan, paspor Taiwan yang lama memuat tulisan Republik China berukuran besar di bagian atas, sementara tulisan Taiwan tercetak di bagian bawah sampul.

Otoritas setempat menerangkan tata letak itu kerap membuat petugas imigrasi bingung.

Taiwan menjelaskan penduduknya kerap terdampak kebijakan larangan masuk dari negara-negara asing karena sejumlah petugas imigrasi asing menganggap mereka sama dengan warga China.

Padahal, situasi penanganan COVID-19 di China dan Taiwan berbeda. Menurut otoritas di Taiwan, pihaknya telah mengendalikan penyebaran COVID-19 sejak periode awal pandemi.

Paspor baru yang diresmikan Taiwan memperbesar tulisan Taiwan dan menghapus tulisan Republik China yang awalnya ada di bagian tengah sampul paspor.

Namun, tulisan Republik China dalam bahasa China dan bahasa Inggris masih dapat ditemukan di sekeliling emblem Taiwan.

Baca juga: Ritual Mandi Es Tahunan Tanpa Penonton, Warga Berdoa Pandemi Segera Berakhir

Direktur Jenderal Biro Kekonsuleran Taiwan, Phoebe Yeh, mengatakan pihaknya telah menerima lebih dari 700 permintaan pembuatan paspor baru sampai Senin siang. Umumnya, rata-rata ada 1.000 permintaan paspor baru per hari.

"Tujuan (paspor baru, red) meningkatkan citra Taiwan sehingga orang-orang kami tidak dianggap datang dari China saat mereka berpergian ke luar negeri," kata Phoebe.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya