Ketakutan itu terwujud pada 19 Desember 2020 ketika Perdana Menteri Inggris Boris Johnson memerintahkan lockdown pada menit-menit terakhir karena diketahui Covid-19 jenis baru yang ditemukan di Inggris 70 persen lebih kuat menularnya dibandingkan Covid-19 generasi pertama.
Baca juga: Harganya Rp120 Ribu, Tes Antigen CePAD Punya Tingkat Akurasi 85%
Meski belum ada laporan keseriusan penyakit yang ditimbulkan Covid-19 jenis baru, itu tidak menyurutkan beberapa negara menutup pintu kedatangan dari Inggris sebagai tindakan pencegahan.
(Dyah Ratna Meta Novia)