Hadapi Covid-19 Jenis Baru, Perlukah Indonesia Melakukan Lockdown?

Wilda Fajriah, Jurnalis
Jum'at 25 Desember 2020 16:00 WIB
Pandemi Covid-19 (Foto: Doctissimo)
Share :

Varian baru virus corona Covid-19 yang ditemukan di Inggris memiliki tingkat penularan yang lebih tinggi dari sebelumnya. Beberapa ahli menyebut bahwa varian baru dari virus ini bisa menular 70 persen lebih tinggi. Oleh karena itu, warga Inggris pun menyebut virus ini sebagai supercovid.

Menanggapi hal tersebut, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Ari Fahrial Syam mengatakan, varian tersebut belum ditemukan di Indonesia. Pada prinsipnya, data virus tersebut diambil dari pemeriksaan next generating sequencing.

 

“Terus terang kami belum menemukan di Indonesia dan belum melakukan pemeriksaan itu,” katanya saat dihubungi Okezone melalui pesan singkat pada Jumat (25/12/2020).

Kendati demikian, lulusan master biologi molekuler dari University of Queensland, Australia itu menyarankan agar pemerintah benar-benar melakukan pembatasan ketat terhadap Warga Negara Asing (WNA) khususnya dari negara-negara Eropa, terutama Inggris.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya