Namun, Kementerian Luar Negeri yang menangani Covid-19 dan Direktur Jenderal Asia Timur menyatakan bahwa sekitar 40.000 warga Sri Lanka yang telantar dari 112 kabupaten telah kembali ke negara tersebut.
Dengan dimulainya kembali penerbangan internasional, Sri Lanka juga akan bersiap untuk menyambut turis asing dengan semua protokol kesehatan yang sudah diterapkan.
Sejalan dengan itu, Menteri Pariwisata Prasanna Ranatunga mengatakan Sri Lanka harus mempertimbangkan dibukanya kembali bandara untuk sektor pariwisata mengingat Amerika Serikat dan Eropa mulai melakukan proses vaksinasi Covid-19.
(Salman Mardira)