Penurunan jumlah kunjungan wisatawan tersebut, kata dia, dipengaruhi faktor pandemi Covid-19 yang sudah terjadi beberapa bulan, di mana kepariwisataan di Indonesia menjadi salah satu sektor yang cukup terdampak.
"Kita terus berupaya mempromosikan sekaligus mengembangkan sektor kepariwisataan dengan harapan ke depannya atau setelah pandemi Covid-19 sektor ini akan kembali banyak diminati wisatawan," katanya.
Rohili menambahkan, dari laporan pengelola hotel, terdata 80 persen dari ribuan kamar hotel sudah dipesan pengunjung untuk menikmati Natal dan Tahun Baru 2021.
"Saya berharap meski jumlah pengunjung pada Tahun Baru dan Natal tahun ini tidak sebanyak tahun sebelumnya, tetapi ditargetkan mencapai 6.000 lebih pengunjung datang ke Belitung," pungkas Rohili.
(Rizka Diputra)